TUGAS KEWIRAUSAHAAN : USAHA BAJU BEKAS

Laporan Kewirausahaan                                                                                                              Medan,     Juni 2020

USAHA BAJU BEKAS

Dosen Pembimbing :

Dr. Agus Purwoko, S.Hut, M,Si

Oleh:

Samuel Gelbard Hasibuan

191201050

HUT 2C

 

 

 

 

 

 

 


 

 

        PROGRAM STUDI KEHUTANAN

        FAKULTASKEHUTANAN

          UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

       MEDAN

      2020




    KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmat-Nya, penulis dapat menyelesaikan laporan Kewirausahaan. Laporan ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan mata kuliah Kewirausahaan di Departemen Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Tersusunnya laporan ini tentu bukan karena buah kerja keras semata, melainkan juga atas bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu, penulis ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu terselesaikannya laporan ini, diantaranya, Dosen Penanggung jawab Bapak Dr. Agus Purwoko S.Hut., M.Si., khususnya kepada Narasumber yang telah memberikan informasi kepada penulis, Orang tua, kerabat, sahabat, dan pihak-pihak lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.

Penulis menyadari bahwa laporan ini masihlah jauh dari sempurna Penulis mengharapkan kritikan dan saran sebagai bahan masukan dalam penulisan laporan lainnya. Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih, semoga laporan ini dapat memberi manfaat bagi kita semua. 


                                                                                                                Medan,   Juni 2020



                                                                                                                        Penulis






                                                            DAFTAR ISI


Kata pengantar.............................................................................................................................................i

Daftar Isi.....................................................................................................................................................ii

BAB I........................................................................................................................................................iii

BAB II........................................................................................................................................................1

BAB III.......................................................................................................................................................2

        Kiat Usaha..........................................................................................................................................3

        Pendekatan Kreatif.............................................................................................................................3

        Hambatan pada usaha.........................................................................................................................4

BAB IV.......................................................................................................................................................5

        Kesimpulan.........................................................................................................................................5

        Saran...................................................................................................................................................5

Lampiran....................................................................................................................................................6

                                                                    

BAB I

Pakaian adalah bahan tekstil dan serat yang digunakan sebagai penutup tubuh. Pakaian adalah kebutuhan pokok manusia selain makanan dan tempat berteduh/tempat tinggal(rumah). Manusia membutuhkan pakaian untuk melindungi dan menutup dirinya. Namun seiring dengan perkembangan kehidupan manusia, pakaian juga digunakan sebagai symbol status, jabatan, ataupun kedudukan seseorang yang memakainya. Perkembangan dan jenis-jenis pakaian tergantung pada adat-istiadat,kebiasaan, dan budaya yang memiliki ciri khas masing-masing.

Di zaman sekarang ini baju branded menunjukkan identitas seseorang. Bisa menunjukkan strata maupun golongan kemampuan setiap orang yang memakainya. Di zaman ini kini pakaian dialihfungsikan sebagai ajang gengsi semata,dimana setiap busana yang dikenakan haruslah dicap dengan merk/brand yang terkenal demi memenuhi kepuasan diri semata.

            Sekarang semakin berkembangnya zaman semakin mudah juga untuk mendapatkan hal yang dulu rasanya seperti tidak mungkin kini menjadi mungkin. Yaitu dimana baju atau barang dengan merk terkenal itu bisa kita dapatkan melalui pedagang  baju bekas atau yang lebih dikenal akrab jualan monja. Kini pedagang yang berjualan baju bekas sudah memiliki daya tarik nya sendiri, baik dari segi harga, kualitas, merk tertentu dan banyak sudut pandang lainnya. 

            Narasumber yang kini telah saya wawancarai adalah Mas Rico yang memiliki nama lengkap Rico Stevanus Pinem yang memiliki alamat di Pasar V Martubung Kecamatan Medan Labuhan. Lahir di Bekasi, 19 September 2001. Mas Rico ini ialah teman SMA saya yang kini sedang menempuh Pendidikan lanjut di STMIK Mikroskill yang ada di Medan. Dan kini sedang kuliah dan menyambi berdagang jualan baju bekas.

            Awalnya usaha ini adalah usaha milik orang tuanya yang sudah digeluti lebih dari 5 tahun kebelakang ini. Sejak dulu ia memang diajarkan untuk menjadi manusia yang mampu melihat tantangan hidup kedepan. Sehingga dulunya ia pernah membuka warung internet yang memiliki cukup banyak peminat. Namun seiring berkembangnya zaman usaha warung internetnya itupun terpaksa harus ditutup karena tidak bisa mengikuti update-an aplikasi zaman sekarang.

Melihat peluang kedepan, sepertinya tidak efektif lagi untuk membuka warung internet di zaman sekarang ini. Dikarenakan orang sekarang lebih memilih bermain dengan smartphone yang dimiliki karena selain mudah dibawa kemana-mana, juga bisa dilakukan sambal rebahan dirumah, tak perlu bersusah payah untuk jalan menuju kewaung internet dan uang yang dialihfungsikan kalau yang dulunya dibuat untuk membayar billing sekarang menjadi membeli kuota internet untuk smartphone sendiri. Maka dengan melihat peluang tersebut Mas Rico ini memilih untuk kuliah menyambi sebagai Ojek Online. Tak main-main penghasilan yang ia dapatkan bisa untuk membantu orang tuanya yang bisa menanggung biaya kehidupan kuliahnya sehari-hari.

Namun semakin hari semakin susah saja, kini driver Ojek Online tersebar diseluruh penjuru titik wilayah yang membuat orderan Mas Rico ini sepi pelanggan. Kalau yang dulunya ia mampu meraih pendapatan bersih 200 ribu perhari nya, perlahan turun menjadi 100 ribu-an perharinya. Dengan melihat keadaan ini, yang  ia rasakan hanya mendapatkan lelahnya saja, maka dia berinisiatif untuk berhenti jadi Ojek Online. Lalu disaat dia berada dirumah ada seorang langganan orang tua nya untuk membeli baju bekasnya tersebut untuk dijualkan kembali. Tapi trik yang dipakai orang yang membeli ini cukup menarik perhatian, dimana orang tersebut hanya membeli pakaian atau baju yang memiliki cap/brand.

Maka mulai dari itu Mas Rico ini belajar dengan sendirinya. Jadi disetiap orang tuanya membuka bongkaran baju bekas yang baru dibeli ia pun turut untuk memilih baju yang ada cap/brand yang kalau dijual harganya boleh mencapai setengah harga baru. Dengan cara yang dilakukannya ini pun mampu membuat penghasilan keluarga nya tersebut mengalami peningkatan. Yang dulunya kalau baju yang bermerk atau tidak bermerk tersebut dijual rata dengan harga 25-45 ribu rupiah oleh orang tuanya (tergantung dengan kondisi baju nya ada cacat atau tidak) yang berjualan di Pasar Sore yang ada di Martubung.

Menurutnya berjualan itu harus jujur dan bertanggung jawab. Karena kepercayaan konsumen adalah modal awal untuk membangun usahanya tersebut. Maka dari itu ia selalu memberikan harga terbaik untuk setiap pcs baju nya dan kondisi yang sedetail-detail nya tentang baju yang hendak dibeli konsumen tersebut.


                BAB II

            Dalam usaha berjualan baju bekas ini Mas Rico ini tidak ada prestasi yang berasal dari pihak luar. Tetapi menurut yang saya simpulkan ia sudah mampu menjadi anak yang berbakti kepada orang tua. Yang dimana ia selalu memilih untuk mencari cara untuk membantu orang tuanya dan mencoba belajar hidup mandiri. Memang sejak kami tamat dari Sekolah Menengah Atas beberapa tahun lalu jiwa kemandirian Mas Rico ini sudah terlihat. Sewaktu lulus dari bangku persekolahan kami berdua sempat melamar kerja menjadi kuli dipabrik sabun yang ada di Medan agar waktu kosong dimasa libur tidak menjadi sia-sia. Namun dikarenakan saya harus mengikuti pendaftaran ulang dikampus maka saya pun harus berhenti kerja. Di saat saya berhenti kerja ia tetap melanjutkan pekerjaan tersebut, sampai akhirnya dia tidak kuat lagi menjadi kuli maka ia memutuskan untuk keluar dari pekerjaan tersebut. Itulah sedikit cerita tentang kegigihan yang dipunyai narasumber yang saya wawancarai ini.

            Namun sekarang Mas Rico ini sudah berproses menjadi wirausahawan muda yang dapat dikatakan sukses. Mengapa demikian, karena hanya dengan waktu 6 bulan ia sudah mampu menjualkan barang dagangannya tersebut keluar dari pulau Sumatera melalui media sosial dan situs belanja online. Bahkan dia memiliki pelanggan tetap yang berada di Sulawesi. Yang dimana pelanggan nya tersebut sekali berbelanja dapat memborong hampir semua barang dagangan yang ia jual. Banyak lagi pelanggan yang membeli diluar dari pulau Sumatera yang tidak bisa diingatnya lagi pada saat saya wawancarai.

            Yang menjadi daya tarik pelanggan menurut mas Rico yaitu barang yang ditawarkannya itu memiliki nilai jual yang kalau di jualkan kembali bisa naik 2 kali lipat dari harga beli. Dimana 1 Kaos oblong dengan merk The Beatles yang ia jual dengan harga 150 ribu rupiah jika dijual kembali oleh pembeli tadinya mampu  mencapai harga 250-300 ribu rupiah. Dikarenakan itulah setiap orang yang ingin membeli harus melakukan transaksi yang cepat dikarenakan kaos tersebut hanya tersedia 1 pcs dan sistemnya siapa yang dahulu transfer maka kaos itu akan dikirimkan kepada yang melakukan transaksi yang duluan.


BAB III

Kiat Usaha

            Usaha Jualan Baju Bekas ini awalnya usaha milik orang tua narasumber yang saya wawancarai, yang kini memiliki 2 tempat usaha yaitu dirumah dan di Pasar. Dan narasumber saya ini berkata ia dan orangtuanya berbagi tempat, dimana orang tuanya berjualan di Pasar dan ia berjualan dirumah sambil berjualan online. Waktu berjualan di pasar yaitu pada pukul 15.00 sampai  pukul 18.00. Tempat berjualan baju bekas ini berada di Pasar Sore Martubung. Sedangkan jualan online dilakukan dari pukul 19.00 sampai dini hari (tidak menentu waktunya) dikarenakan mereka melakukan siaran langsung di media sosial facebook dan tergantung berapa banyak orang yang menonton siaran langsung tersebut.

 

Pendekatan Kreatif

1.   Pembelian Bal Baju (Karung besar)

            Baju-baju yang didapatkan itu berasal dari orang yang identitasnya dirahasiakan oleh narasumber saya. Dibeli dengan harga Rp.7.000.000,- per bal nya. Didalam bal itu baju-baju tersebut dibagi menjadi 4 bagian, yaitu Kepala (bagian baju yang paling bagus dan banyak brand terkenal), Leher(bagian baju yang bagus tapi sedikit brand yang terkenal), Badan(bagian baju yang bagus tapi hanya 1-2 brand yang terkenal), Kaki( bagian baju yang ada cacat nya sedikit seperti bolong, robek dan tidak ada brand terkenal dibagian ini)

2.   Pembongkaran

            Biasanya mereka membongkar dari bagian kepala agar mudah memisahkan bagian-bagian yang lainnya seperti bagian leher bal, badan bal, dan kaki bal. Dan baju yang dianggap tidak bagian kepala, biasanya mereka meletakkannya kebagian leher agar di sortir lebih lanjut, begitu selanjutnya hingga kebagian akhir kaki bal.

3.   Pen-sortiran

            Baju-baju yang telah dipisahkan tadi, disortir lebih lanjut agar bisa dikelompokkan harga jualnya. Kemudian baju yang tidak memiliki nlai jual yang tinggi dikelompokkan lagi kedalam harga jual rendah.

 

4.   Pemantapan (Sortir yang kedua)

            Ditahap ini seperti sub bagian judulnya, dimana baju yang dipilih yang diyakinkan memiliki nlai jual yang tinggi akan dipisahkan untuk di laundry agar saat dijual mampu meyakinkan pelanggan untuk membeli baju tersebut. Dan yang tidak masuk laundry di sortir lagi untuk mendapatkan baju yang benar-benar memiliki nilai jual yang tinggi kedua tapi baju ini tidak di laundry hanya digantung dengan rapi. Begitu selanjutnya pada bagian bal lainnya.

5.   Penjualan

            Baju-baju yang memiliki nilai jual yang tinggi biasanya dijual lewat media sosial, karena kalau baju tersebut dibawa ke Pasar nilainya tidak akan sesuai seperti yang diharapkan. Biasanya baju yang dijual dipasar itu adalah bal bagian badan dan kaki. Setiap baju bagian kepala yang sudah disortir bisa mencapai harga Rp.100.000 – Rp.150.000,- per pcs nya. Kalau bagian leher bisa mencapai harga Rp.50.000 – Rp.80.000,- per pcs nya. Sedangkan bagian badan mendapat harga Rp.30.000 – Rp.45.000 Dan bagian kaki mendapat harga Rp. 15.000 – Rp.25.000,- per pcs nya. Semua bagian kepala bal yang sudah melewati sortiran dijual melalui sosial media tujuannya agar menarik minat pembeli dalam jangkauan yang lebih luas lagi. Dan yang dijual dipasar biasanya bagian badan dan kaki bal.

Hambatan pada usaha

            Hambatan dalam usaha kerapkali membuat usaha yang dijalankan tidak sesuai harapankan. Pada usaha ini hambatan yang ada dikarenakan beberapa faktor seperti faktor cuaca yang menghambat penjualan dipasar, dan jaringan internet dikala ingin siaran langsung di media sosial.

            Dan dikala pandemic covid-19 seperti sekarang ini usaha jualan baju bekas ini tidak terkendala melalui online, melainkan terkendala di Pasar. Yang dimana kebijakan pemerintah yang merujuk pada sosial distancing sehingga berjualan dipasar tidak bisa maksimal seperti sediakala sebelum pandemic covid-19 ini datang menyerang berbagai aspek kehidupan. Tetapi mas Rico ini tetap melakukan kegiatan usahanya sehingga modal dan baju-baju yang ia jualkan dapat terus berotasi. Sehingga keuntungan pun ia dapat dan barang pun bertukar silih berganti.


BAB IV

Kesimpulan

1.   Usaha jualan baju bekas (Monja) ini sudah berlangsung selama 5 tahun.

2.   Usaha jualan baju bekas(monja) ini merupakan usaha milik orang tua Mas Rico yang di set ulang dari tata cara berjualan dan pemilihan baju.

3.   Dalam menjalankan usaha haruslah jujur dan bertanggung jawab atas apa yang telah disampaikan kepada calon pembeli.

4.   Usaha baju bekas ini melewati banyak tahap diantaranya Pembelian bal, pembongkaran, pen-sortiran tahap I, pen-sortiran tahap II atau pemantapan, lalu penjualan atau penetapan harga setiap barang.

5.   Hambatan dalam usaha ini disebabkan oleh karena faktor cuaca dan kualitas jaringan internet pada saat ingin melaksanakan siaran langsung.

 

Saran

            Dalam memulai usaha haruslah lebih giat memasarkan konten yang kita punyai. Di era digital sekarang semua dengan mudahnya dijangkau termasuk barang yang dulu nya kita anggap tidak bisa kita miliki dan sekarang bisa kita miliki dengan alternatif yang lain. Semoga usaha mas Rico ini bisa berkembang dan bisa mempunyai toko fisik sendiri.


                                                                    LAMPIRAN

                                                                                      
:Bukti transaksi                                                                                            : Bal yang baru diambil




                                      
        : Contoh baju bekas yg memiliki nilai jual tinggi            : Sedang siaran langsung



                
: Bukti transaksi                                                        : Baju bekas branded



                            
:Sedang siaran langsung                                                     : Bal yang baru diambil



                        
: Barang yang akan diantar ke kurir                    : Akun media sosial untuk berjualan



                    
: Baju diposting di feed Instagram


                
                         

Komentar

Posting Komentar